Sabtu, 03 Januari 2015

Kasta Kasta Rayap Dalam Sebuah Koloni

Kasta-Kasta Rayap Dalam Sebuah Koloni - Secara biologis, beberapa pakar menganggap sebuah koloni rayap sebagai supra-organisma yang berarti bahwa koloni itu sendiri dianggap sebagai makhluk hidup. Sementara itu, individu-individu rayap di dalam sebuah koloni hanyalah merupakan bagian dari anggota badan supra-organisma. Perbandingan rayap prajurit dan rayap pekerja dalam suatu koloni biasanya tidak tetap. Koloni yang sedang tumbuh subur mempunyai jumlah rayap pekerja yang sangat banyak dan dengan jumlah rayap prajurit yang tidak banyak. Sebuah koloni yang sedang mengalami banyak gangguan dari semut, maka akan membentuk lebih banyak rayap prajurit untuk mempertahankan sarang. Dalam sebuah koloni terdapat kasta-kasta rayap yang wujudnya berbeda-beda seperti diuraikan berikut ini:

Kasta Reproduktif 
Kasta ini terdiri dari individu seksual atau rayap betina yang akan dibuahi oleh raja dan kemudian bertelur. Dalam satu kali proses perkawinan, rayap betina bisa menghasikan sampai ribuan telur. Selain itu, rayap betina akan menyimpan sperma dalam kantong khusus sehingga tidak memerlukan kopulasi secara berulang-ulang. Bila koloni rayap masih muda, biasanya kasta reproduktif akan memiliki ukuran yang besar. Ratu dan raja merupakan individu pertama yang mendirikan koloni dan pasangan ini disebut reprodukif primer. Jika pasangan ini mati, maka koloni akan membentuk raja dan ratu baru namun dengan ukuran abdomen yang tidak besar seperti ratu asli. Raja dan ratu baru ini disebut reproduktif suplementer (neoten). Jadi misalkan kita telah membunuh raja atau ratu dengan obat anti rayap, maka tidak menjamin bahwa koloni rayap akan langsung punah. Dengan matinya ratu bahkan diduga bisa terbentuk puluhan neoten yang akan menggantikan tugas ratu untuk bertelur. Jika sewaktu-waktu terjadi bencana yang menyebabkan sarang terpecah-pecah, maka tiap pecahan sarang tersebut bisa membentuk koloni yang baru.

Kasta Prajurit
Kasta ini terdiri dari rayap yang memiliki bentuk tubuh kekar untuk mempertahankan koloni dari serangan musuh. Rayap prajurit biasanya berjalan hilir mudik di antara rayap pekerja yang sedang mencari dan mengangkut makanan. Jika ada gangguan, maka rayap prajurit akan mengeluarkan suara tertentu sebagai sinyal bagi prajurit-prajurit lain untuk segera menghamipri sumber gangguan dan kemudian berusaha mengatasinya. Bila lubang-lubang kembara diganggu oleh semut, maka rayap prajurit akan bertempur melawan semut-semut pengganggu tersebut meskipun mereka umumnya selalu kalah. Rayap prajurit dilengkapi dengan rahang (mandible) berbentuk gunting untuk menjepit musuhnya. Gigitan rayap prajurit tidak akan mudah terlepas meskipun rayap prajurit akhirnya akan mati setelah menyerang dan menggigit musuh. Mandibel bertipe gunting ini umumnya terdapat pada famili Termitidae. Rayap prajurit jenis Cryptotermes mempunyai bentuk kepala yang menyerupai kepala bulldog. Tugas rayap ini adalah menyumbat semua lubang dalam sarang yang sewaktu-waktu bisa disusupi oleh musuh atau semut. Jenis rayap dari Termitidae seperti Odontotermes, Microtermes, Macrotermes dan  Hospitalitermes memiliki prajurit dua bentuk (dimorf) yaitu prajurit besar dan prajurit kecil.




Kasta Pekerja
Kasta ini biasanya merupakan populasi terbesar dalam sebuah koloni rayap. Tugas rayap pekerja adalah mencari makanan, mengangkut makanan ke sarang, membuat terowongan atau lubang kembara, menyuapi rayap reproduktif dan prajurit serta membersihkan telur-telur. Selain itu, kasta ini bertugas untuk membunuh dan memakan rayap-rayap yang sudah tidak produktif lagi akibat sakit, sudah tua atau malas baik dari kasta reproduktif, kasta prajurit ataupun kasta pekerja sendiri. Dari fakta ini, para pakar rayap beranggapan bahwa kasta pekerjalah yang sebenarnya menjadi raja yang mengatur dan memerintah seluruh aturan dalam sebuah sarang atau koloni. Sifat kanibal akan muncul terutama ketika keadaan sulit seperti kekurangan air atau makanan. Kanibalisme ini berfungsi untuk mempertahankan konservasi dan efisiensi energi serta mengatur keseimbangan kehidupan koloni rayap.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar